Calender of Event Tourism Jembrana 2017
Calendar of Events
JEMBRANA 2017
JEMBRANA SEKILAS
Jembrana
adalah salah satu dari 9 (Sembilan) Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Dengan
luas wilayah 841,80 km², secara administratif terbagi menjadi 5 Kecamatan yaitu
: Kecamatan Melaya, Kecamatan Negara, Kecamatan Jembrana, Kecamatan Mendoyo,
dan Kecamatan Pekutatan. Jumlah penduduk Kabupaten Jembrana adalah sebanyak
311.573 jiwa, yang sebagian besar bermata pencaharian pada sektor pertanian.
Sebagai
daerah agraris yang sebagian wilayahnya masih berupa hutan alami, Jembrana
menawarkan keunikan dan daya tarik
tersendiri bagi para wisatawan. Dengan posisi di ujung barat Pulau Bali dan
sekaligus merupakan gerbang baratnya Bali, wilayahnya meliputi daerah pesisir,
dataran, dan pegunungan. Terlebih lagi, Taman Nasional Bali Barat yang
merupakan habitat asli Jalak Bali (maskot fauna Bali) dan juga terkenal dengan
keanekaragaman dan keindahan flora dan faunanya, sebagian wilayahnya juga
berada di Kabupaten Jembrana.
Dengan
komposisi penduduk yang heterogen, Jembrana juga mengalami akulturasi budaya
yang secara umum tetap didominasi oleh budaya Bali. Akulturasi tersebut telah
mampu menambah keanekaragaman budaya dan seni masyarakat yang selanjutnya juga
menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Walaupun diwarnai olehakulturasi
budaya, Jembrana juga menyimpan bukti sejarah perkembangan Hindu di Bali.
Rangkaian pura yang terkait dengan perjalanan spiritual Para Maha Rsi adalah
bukti bahwasanya sejak dahulu Jembrana adalah Pintu Gerbang masuknya Pengaruh
Hindu dari Jawa ke Bali. Di Jembrana bahkan terdapat situs pemukiman manusia
purba yang telah dibuatkan museum dan difungsikan sebagai pusat studi arkeologi
dan juga daya tarik wisata.
Dengan wilayah yang membentang dari Gilimanuk
sampai Pengeragoan, Jembrana menawarkan
daya tarik dan keindahan alam lainnya seperti pantai di sepanjang sisi selatan
yang berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia yang dilengkapi oleh
keberadaan Hutan Mangrove, keindahan flora dan fauna bawah laut, panorama alam,
dan juga areal pertanian yang terbentang luas. Didukung oleh sumber daya alam
yang potensial, tradisi dan seni budaya masyarakat yang beraneka ragam serta
ketersediaan sarana dan prasarana
kepariwisataan, Jembrana merupakan salah satu destinasi wisata menarik di Pulau
Bali.
Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan,
Kabupaten Jembrana juga menggelar berbagai even yangdikema ssebagai daya tarik wisata.
Even wisata ini juga merupakan wahana untuk mempromosikan potensi pariwisata Jembrana secara umum,
baik wisata seni, budaya, tradisi, dansebagainya.
MAKEPUNG
”Warisan
Budaya Nasional”
Sebagai daerah agraris dengan
penduduk yang sebagian besar berprofesi sebagai petani, Kabupaten Jembrana juga
dikenal dengan populasi kerbaunya yang dikembangkan oleh masyarakat setempat.
Dahulunya, kerbau dimanfaatkan sebagai penarik
pedati untuk mengangkut hasil panen dari sawah ke rumah masing-masing. Dari
kebiasaan menarik pedati tersebut
kemudian muncul keinginan dari para pemilik kerbau untuk berpacu mengadu kecepatan lari kerbau di jalanan sambil menarik pedati masing-masing, khususnya pada
saat berangkat ke sawah saat pedati belum terisi hasil panen. Tradisi inilah yang kemudian berkembang sebagai sebuah
tradisi dengan nama “Makepung”.
Dalam perkembangannya,
Makepung akhirnya menjadi sebuah tradisi khas masyarakat Jembrana yang tetap
dilestarikan dan bahkan telah menjadi Ikon Jembrana, sehingga Kabupaten
Jembrana juga dikenal sebagai Bumi
Makepung.
Dewasa
ini, makepung yang telah ditetapkan sebagai salah satu ”Warisan Budaya Nasional”, dengan segala daya tarik dan keunikannya,
telah dikemas sebagai salah satu atraksi wisata andalan Kabupaten Jembrana,
dalam bentuk Lomba Makepung yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, pada
Bulan Juli sampai dengan Nopember. Ada 10 kali lomba pada 6 lokasi berbeda yang
dilaksanakan setiap tahunnya, pada Hari Minggu setiap 2 minggu sekali. Dari 10
kali Lomba tersebut, terdapat 2 Lomba
Makepung yang dilaksanakan secara meriah dan diselenggarakan langsung oleh
Pemerintah Daerah, yakni Bupati Cup pada Bulan Agustus dan Jembrana Cup pada
Bulan Nopember.
Yang tidak kalah menarik dalam lomba makepung adalah kerbau dan kereta atau
pedati yang dipergunakan dihias atraktif dengan berbagai ornamen dan aksesoris
tradisional Bali yang indah dan menarik, termasuk para Joki yang juga menggunakan
pakaian tradisional Bali. Dalam setiap perlombaan, jumlah peserta mencapai 500
pasang kerbau yang terbagi dalam 2 regu, dan 4 kelas.
Lomba Sampan Tradisional
Kabupaten Jembrana memiliki sejumlah dayatarikwisata yang khas dan unik, salah satunya adalah Pantai Perancak. Daya tarik Pantai Perancak yang telah dikenal adalah keberadaan perahu tradisional penuh warna-warni di sepanjang lepas pantai dan muara Perancak.Pemandangan ini menjadi spot ideal bagi pecinta fotografi,
didukung oleh lingkungan alam sekitarnya yang masih alami.
Untuk menambah daya tarik wisata, muara Sungai Perancak juga digunakan sebagai lokasi start
Lomba Sampan Tradisional yang digelar secara rutin setiap tahunnya. Lomba Sampan
dilaksanakan dengan rute menyusuri Sungai kearah hulu melalui deretan Hutan Mangrove di
sepanjang sungai, dan finish di Lingkungan Samblong Kelurahan Sangkaragung.
Lomba Bleganjur
Gamelan
Bleganjur merupakan salah satu musik prosesi yang eksistensinya berkembang seiring dengan tatanan kehidupan masyarakat
Bali. Hampir sebagian besar masyarakat Bali, seperti banjar, desa adat, sanggar-sanggar seni/ lembaga
seni maupun instansi pemerintahan memiliki perangkat gamelan ini. Indikator
tersebut menggambarkan bahwa gamelan bleganjur sangat berkembang di masyarakat.
Fleksibilitas gamelan bleganjur selain berfungsi dalam
konteks upacara keagamaan, juga telah ditata sebagai sajian musik yang dikompetisikan.
Dewasa ini
gamelan bleganjur merupakan salah satu barungan gamelan yang tak henti-hentinya
digarap dengan kreatifitas secara total
performance. Para kreatornya
tidak saja mempertimbangkan aspek teksnya semata, tetapi telah merambah pada gerak penabuh/koreografi serta
penampilannya dalam pementasan. Pola-pola yang dibangun merupakan
penataan-penataan artistik yang
sangat kompleks dan kemasan yang sangat menarik sesuai dengan identitasnya
sendiri. Dalam event-event tertentu gamelan bleganjur baik yang dilombakan
maupun diperadekan, selalu semarak mendapatkan perhatian penonton dan menjadi
salah satu mata acara yang dinanti - nantikan.
Lomba Jegog
Populasi gamelan Jegog mendominasi keberadaan kekayaan barungan gamelan
utamanya di Kabupaten Jembrana. Fungsi dan peruntukannya sangat beragam (multi
fungsi) baik untuk kepentingan upacara keagamaan dan juga sebagai seni
pertunjukan hiburan. Oleh karenanya, Ajang HUT Kota Negara memberi peluang
untuk meningkatkan kemampuan teknik bermain dari berbagai kalangan dan
pengayaan akan reportoar karya secara inovatif dengan kualitas teruji secara
kompetitif.
LombaJegog adalahseni pertunjukan dengan format mebarung yang menampilkan penabuh dan penari usia remaja/dewasa,
dengan menyajikan materi-materi tabuh dan tari yang sudah ada maupun ciptaan
baru. Festival ini dimaksudkan untuk menggugah semangat kompetisi para
seniman/sekaa, melestarikan karya-karya
seni yang telah ada, serta merangsang pertumbuhan karya-karya baru
Lomba Layang-Layang
Permainan layang-layang merupakan hobi yang
digemari oleh berbagai kalangan di Bali dari anak-anak, tua, muda, laki-laki
maupun perempuan. Bukan hanya itu saja, menurut beberapa tokoh agama Hindu,
permainan layangan memiliki makna signifikansi religius yang dipersembahkan kepada Dewa Rare Anggon.
Rare Anggon sendiri dipercaya sebagai pelindung areal pesawahan petani sehingga
sawah masyarakat Bali tak terkena hama wereng maupun burung.
Saat lomba layang-layang, ribuan peserta dan
pecinta layangan akan membanjiri arena serta membawa layangan dari berbagai style,
warna dan ukuran. Jenis layangan tradisional
Bali seperti Bebean (berbentuk ikan), Janggan
(berbentuk burung) dan Pecukan (daun berbentuk) dan juga layang-layang kreasi
baru akan mengikuti kontes. Layang-layang ini akan menghiasi langit biru diiringi gamelan
gong Bali bertalu-talu.
Lomba Gong Kebyar
Gong Kebyar adalah salah satu kesenian favorit yang
menjadi ajang kreatif para seniman tari dan karawitan Bali termasuk di
Jembrana. Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan GongKebyarbelakangan ini sangat
menggembirakan di Kabupaten Jembrana,
maka dari itu dipandang perlu dilakukan
usaha-usaha dan upaya-upaya untuk dapat merangsang guna lebih meningkatkan
teknik serta penampilan.
Lomba Penjor
Lomba penjor se-KabupatenJembranamerupakansebuahajangguna menunjukkan kreasi
seni lewat sebuah tradisi yang biasa
dilakoni oleh umat Hindu. Lombainiadalah suatu upaya melestarikan dan mengembangkan bentuk penjor itu sendiri,
sehingga menjadi sebuah sajian yang indah dipandang mata.
Makepung Lampit
Sebuah atraksi wisata yang juga berupa pacuan dengan menggunakan sepasang kerbau seperti halnya Makepung.
Perbedaannya dengan Makepung adalah dimana Makepung
Lampit dilaksanakan di areal sawah berlumpur dan kerbau yang digunakan menarik
sebidang papan yang biasa digunakan
untuk meratakan tanah atau disebut Lampit.
Bila Makepung berasal dari kegiatan pascapanen,
maka Makepung Lampit terinspirasi dari kegiatan para petani pada saat mengolah tanah untuk persiapan masa tanam padi
di sawah.Tanah sawah yang telah menjadi lumpur diratakan dengan menggunakan Lampit
yang ditarik oleh sepasang kerbau dan dilakukan secara gotong-royong dengan beradu cepat antar petani.
Even ini menyuguhkan suasana tradisional agraris tempo
dulu dan banyak diminati oleh kalangan fotographer dalam dan luar negeri.
Dalam pelaksanaannya juga dimeriahkan dengan
pementasan kesenian-kesenian khas Jembrana
Lomba Burung Berkicau
Lomba Burung Berkicau
bisa diartikan juga Lomba Seni Suara Burung.Merupakan ajang lomba bagi para pemelihara dan penggemar burung kicauan.
Even ini juga dilaksanakan dalam rangka pelestarian burung kicauan dengan menghadirkan para kicau mania dari berbagai daerah diIndonesia.
Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi
Bumi Makepung Jembrana memiliki banyak tradisi
budaya lokal warisan leluhur. Salah satunya adalah pelaksanaan Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi.
Lomba ini mengadu kemampuan Burung Merpati terbang secara
vertical dan berpasangan. Penentuan pemenangnya diukur dengan menggunakan alat-alat
yang masih tradisional.
Pameran Industri dan Kerajinan
Merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Pemkab Jembrana yang
bertujuan memberi ruang dan kesempatan bagi masyarakat perajin dan pengusaha
kerajinan untuk aktif memamerkan, mempromosikan dan memasarkan hasil karyanya
dan dapat juga sebagai upaya promosi terpadu antara potensi kerajinan dan
potensi pariwisata.Melalui kegiatan ini akan diperoleh manfaat praktis dan
ekonomis bagi para perajin, pengusaha kerajinan serta komponen pariwisata untuk
dapat menumbuhkan wirausaha baru yang lebih menjanjikan di masa depan.
Parade Budaya
Pelaksanaan parade budaya yang digelar setiap tahun
sejatinya adalah wujud dari kegembiraan masyarakat Jembrana. Parade Budaya ini
adalah pestanya rakyat, sehingga masyarakat dapat menyaksikan dan terlibat
langsung dalam setiap kegiatan dalam parade ini. Sepanjang pelaksanaan parade
budaya ditampilkan berbagai kesenian tradisional maupun kesenian modern. Selain
kesenian lokal Jembrana, sejumlah seniman luar Jembrana juga turut ambil
bagian.
Komentar
Posting Komentar